All guides

POS App (Cashier)

Guides for running the cashier: device activation, login, transactions, payments, shifts, and attendance.

Perangkat & Printer

Laci Kas (Cash Drawer)

Cara membuka laci kas otomatis saat pembayaran tunai, membuka manual (No-Sale), dan syarat konfigurasi printer kasir yang dibutuhkan.

3 min read

Siapa yang menggunakan fitur ini?

Kasir — untuk menerima pembayaran tunai dan keperluan operasional kas. Manajer dan Pemilik dapat membuka laci manual untuk keperluan pengawasan.


Cara Kerja Laci Kas

Laci kas terhubung ke printer kasir melalui kabel RJ-11 (konektor telepon) yang dipasang di port berlabel "DK" atau "Drawer" pada printer. Aplikasi POS membuka laci dengan mengirim perintah ESC/POS ke printer kasir — printer kemudian meneruskan sinyal listrik ke laci.

Syarat utama: Harus ada minimal satu printer dengan kemampuan Buka Laci yang aktif dan terjangkau. Kemampuan ini dikonfigurasi oleh merchant di Dashboard Merchant pada pengaturan printer.


Pembukaan Otomatis saat Pembayaran Tunai

Laci kas terbuka secara otomatis setiap kali transaksi dengan metode pembayaran Tunai berhasil diselesaikan. Kasir tidak perlu menekan tombol apa pun — laci langsung terbuka bersamaan dengan (atau sesaat setelah) struk tercetak.

Jika laci tidak terbuka setelah pembayaran tunai:

  • Periksa kabel RJ-11 (terpasang di slot yang benar di printer dan di laci)
  • Pastikan printer kasir terjangkau (cek dengan Tes Koneksi di Pengaturan Printer)
  • Pastikan printer sudah dikonfigurasi dengan kemampuan Buka Laci (chip "Bisa Buka Laci" hijau pada kartu printer)

Membuka Laci Manual (No-Sale)

Untuk situasi di luar transaksi — misalnya tukar uang, mengambil kembalian, atau memberi uang kembalian kepada pelanggan yang membayar pesanan online — kasir dapat membuka laci secara manual melalui fitur Buka Laci (No-Sale).

Hak akses

Hanya peran berikut yang dapat membuka laci No-Sale:

  • Kasir
  • Manajer
  • Pemilik (Owner)
  • Super Admin

Pelayan dan staf dapur tidak memiliki akses ke fitur ini.

Langkah membuka laci No-Sale

  1. Dari halaman Penjualan, ketuk tombol aksi cepat Buka Laci (atau gunakan menu yang relevan sesuai akses Anda).
  2. Dialog Buka Laci (No-Sale) muncul dengan kolom Alasan (Opsional).
  3. Isi alasan jika diperlukan (mis. "tukar uang", "ambil kembalian") — ini akan tercatat di log audit.
  4. Ketuk Buka Laci.
  5. Laci kas terbuka. Notifikasi "Laci dibuka" muncul di layar.

Jika laci tidak terbuka, notifikasi "Tidak ada printer kasir untuk membuka laci" muncul — artinya tidak ada printer kasir yang siap menerima perintah. Periksa koneksi printer kasir.


Jejak Audit No-Sale

Setiap pembukaan laci No-Sale dicatat secara otomatis dengan:

  • Nama kasir/pengguna yang membuka
  • Waktu pembukaan
  • Alasan yang diisi (jika ada)

Catatan ini dapat dilihat oleh manajer di laporan log drawer di Dashboard Merchant, sehingga ada jejak yang jelas untuk setiap pembukaan laci di luar transaksi pembayaran.

Tip: Biasakan mengisi alasan pada setiap No-Sale, meski hanya singkat. Ini memudahkan rekonsiliasi dan audit internal di akhir shift.


Menguji Laci Kas

Untuk memastikan laci terhubung dengan benar (terutama setelah pemasangan atau pergantian printer):

  1. Buka Pengaturan Printer.
  2. Pada panel Status Perangkat, ketuk Test Buka Laci.
  3. Jika laci terbuka → konfigurasi sudah benar.
  4. Jika muncul "Tidak ada printer kasir untuk membuka laci" → periksa konfigurasi printer di Dashboard Merchant (pastikan printer kasir diaktifkan kemampuan buka laci-nya).

Lihat artikel Tes Koneksi, Print, Buzzer & Label untuk panduan lengkap pengujian.


Konfigurasi di Dashboard Merchant

Pengaturan kemampuan laci kas dilakukan oleh admin merchant di Dashboard Merchant → Pengaturan → Printer:

  • Aktifkan opsi Buka Laci pada printer kasir yang terhubung ke laci
  • Pastikan printer tersebut terdaftar di stasiun dengan peran cashier

Setelah konfigurasi diubah, perangkat POS perlu menyinkronkan konfigurasi (Pengaturan Printer → ikon sinkronkan) agar perubahan berlaku.

WhatsApp Kami