Semua panduan

Aplikasi POS (Kasir)

Panduan menjalankan kasir: aktivasi perangkat, login, transaksi, pembayaran, shift, hingga absensi.

Pembayaran

Struk & Cetak

Panduan halaman Pembayaran Berhasil, cetak struk otomatis 58mm, isi struk lengkap, dan aksi laci kas.

2 menit baca

Struk & Cetak

Peran: Kasir

Setelah transaksi berhasil, aplikasi berpindah ke halaman Pembayaran Berhasil dan memulai pencetakan struk secara otomatis.


Halaman Pembayaran Berhasil

Halaman ini menampilkan:

  • Ikon centang hijau besar — konfirmasi visual bahwa pembayaran berhasil diproses.

  • Nomor Antrian (bila cabang menggunakan sistem antrian) — ditampilkan besar di tengah agar mudah dipanggil.

  • Nomor Pesanan — referensi pesanan (mis. #A-042).

  • Kartu Ringkasan Pembayaran:

    BarisNilai
    TotalGrand total yang dibayar
    TunaiJumlah uang diterima (khusus pembayaran tunai)
    KembalianSelisih, ditampilkan besar berwarna hijau
  • Tombol Transaksi Baru — langsung kembali ke halaman Penjualan dengan keranjang bersih.

  • Tombol Cetak Ulang Struk — mencetak ulang bila struk pertama gagal atau pelanggan meminta salinan.


Cetak Struk Otomatis

Struk dicetak otomatis sesaat setelah tombol Selesaikan Pembayaran diproses, tanpa perlu aksi tambahan dari kasir. Syarat: printer kasir (thermal 58mm) sudah terkonfigurasi dan terhubung (LAN atau Bluetooth).

Bila printer offline atau tidak terkonfigurasi:

  • Transaksi tetap berhasil disimpan.
  • Snackbar "Printer offline — dimasukkan antrean cetak" muncul, dan struk akan dicetak otomatis saat printer kembali online.
  • Kasir dapat mencetak ulang kapan saja dari halaman Pembayaran Berhasil atau dari Riwayat Pesanan.

Isi Struk

Struk 58mm memuat (sesuai template yang dikonfigurasi merchant):

  1. Header — nama brand/cabang, alamat, nomor telepon (sesuai template).
  2. Info pesanan — nomor pesanan, tanggal & waktu, nama kasir, nomor meja / mode penjualan, nama tamu, nomor antrian.
  3. Daftar item — nama item, qty, harga satuan, subtotal baris; modifier dan catatan per item (bila ada).
  4. Rincian biaya:
    • Subtotal
    • Diskon (manual / promo / member / voucher, bila ada)
    • Pajak (mis. PPN 11%)
    • Service Charge (bila ada)
    • Tip (bila ada)
    • Biaya Pembayaran / surcharge (bila ada)
    • Pembulatan (bila ada)
    • Grand Total (cetak tebal)
  5. Rincian pembayaran — metode, jumlah diterima (tunai), kembalian.
  6. Stempel LUNAS — untuk transaksi yang sudah lunas penuh.
  7. QR E-Receipt — kode QR yang mengarah ke halaman struk digital pelanggan (hanya muncul bila cabang mengonfigurasi URL e-receipt dan pesanan sudah tersinkron ke server).
  8. Footer — pesan terima kasih atau catatan (sesuai template merchant).

Laci Kas (Cash Drawer)

Bila cabang memiliki laci kas yang tersambung ke printer kasir:

  • Laci terbuka otomatis setelah struk dicetak pada transaksi tunai.
  • Untuk transaksi non-tunai (QRIS, kartu, e-wallet), laci tidak terbuka otomatis — ini disengaja agar tidak ada laci terbuka tanpa alasan pada transaksi cashless.
  • Kasir juga bisa membuka laci secara manual via tombol Buka Laci di menu kas.

Tips

Tip: Bila pelanggan tidak membutuhkan struk fisik, cukup tunjukkan QR e-receipt di layar — pelanggan bisa memindai untuk mendapatkan struk digital.

Tip: Untuk mencetak ulang struk pesanan lama (bukan yang baru saja selesai), buka Riwayat Pesanan → pilih pesanan → ikon Printer → Cetak Struk.

WhatsApp Kami