Pembayaran
E-Receipt & Scan Struk
Cara menggunakan QR e-receipt di struk dan cara kasir memindai QR untuk melihat detail struk digital (LUNAS/SEBAGIAN/BELUM BAYAR).
E-Receipt & Scan Struk
Peran: Kasir
E-Receipt (struk digital) adalah versi digital dari struk transaksi yang bisa diakses pelanggan melalui kode QR. Selain itu, kasir dapat memindai QR e-receipt langsung dari kamera POS untuk memverifikasi detail transaksi — berguna untuk pengecekan cepat tanpa harus membuka riwayat pesanan.
QR E-Receipt di Struk Fisik
Setiap struk yang dicetak untuk pesanan yang sudah tersinkron ke server menyertakan sebuah kode QR di bagian bawah. QR ini mengarah ke halaman struk digital berformat:
https://[domain]/struk/[order-id]
Pelanggan dapat:
- Memindai QR menggunakan kamera smartphone.
- Melihat halaman struk digital di browser — berisi rincian lengkap item, biaya, dan status pembayaran.
- Menyimpan atau membagikan halaman tersebut sebagai bukti transaksi digital.
Catatan: QR e-receipt hanya muncul bila cabang mengonfigurasi URL e-receipt di pengaturan backend, dan pesanan sudah berhasil disinkronkan ke server (ditandai dengan
isSynced = true). Pesanan yang masih offline (belum sync) tidak memiliki QR.
Scan QR dari Aplikasi POS
Kasir dapat memindai QR e-receipt menggunakan scanner bawaan POS untuk membuka detail struk digital langsung di aplikasi.
Cara Scan
- Di halaman Penjualan, aktifkan mode scan (tombol Pindai / ikon kamera di toolbar).
- Arahkan kamera atau scanner barcode ke QR e-receipt (dari struk fisik pelanggan, atau dari layar smartphone pelanggan).
- Aplikasi mendeteksi apakah kode yang dipindai adalah e-receipt (URL mengandung
/struk/atau/receipt/) atau UUID pesanan. - Bila dikenali sebagai e-receipt, Struk Digital muncul sebagai bottom sheet — bukan tambah item ke keranjang.
Catatan teknis: Deteksi dilakukan sebelum pencarian produk (barcode scanner produk). Kode yang menyerupai UUID atau URL e-receipt akan dibuka sebagai struk, bukan ditambahkan ke keranjang.
Tampilan Struk Digital (E-Receipt Sheet)
Sheet Struk Digital menampilkan:
Status Pembayaran (Badge)
| Status | Warna | Arti |
|---|---|---|
| LUNAS | Hijau | Seluruh tagihan sudah dibayar |
| SEBAGIAN | Kuning/oranye | Baru sebagian dibayar, ada sisa |
| BELUM BAYAR | Merah | Belum ada pembayaran |
Informasi Pesanan
- Nama outlet/cabang
- Nomor pesanan
- Waktu transaksi
- Mode penjualan (Dine In, Takeaway, dll.)
- Nomor antrian, nomor meja, nama kasir, nama tamu (bila ada)
Daftar Item
- Nama item, qty (mis.
3×), varian/modifier, catatan - Total per baris
Rincian Biaya
- Subtotal
- Diskon (bila ada)
- Pajak
- Biaya layanan
- Pembulatan
- Grand Total (cetak tebal)
Pembayaran
- Rincian setiap metode pembayaran
- Total yang sudah dibayar
- Sisa tagihan (bila SEBAGIAN, ditampilkan merah)
- Kembalian (bila ada)
Poin Loyalty
- Bila pelanggan adalah member, nama member dan poin yang diperoleh dari transaksi ini ditampilkan.
Kasus Penggunaan
- Verifikasi cepat — pelanggan mengklaim sudah bayar, kasir pindai QR untuk cek status tanpa buka riwayat.
- Bukti digital — pelanggan tidak mau struk fisik, kasir tunjukkan QR untuk disimpan di smartphone.
- Rekonsiliasi — manajer memindai QR di struk lama untuk melihat detail lengkap termasuk metode bayar.
Tips
Tip: Saat memindai, pastikan QR cukup jelas (tidak buram, tidak terlipat). Scanner kamera akan fokus otomatis.
Tip: Bila QR tidak bisa dipindai (struk pudar, atau pesanan belum sync), kasir bisa mencari pesanan secara manual di Riwayat Pesanan menggunakan nomor pesanan.