Kas & Shift
Persetujuan Supervisor
Penjelasan kapan persetujuan supervisor (PIN atau ganti pengguna) diperlukan di POS dan cara menggunakannya.
Apa itu Persetujuan Supervisor?
Beberapa aksi di POS berdampak finansial signifikan dan memerlukan otorisasi dari pengguna dengan level lebih tinggi — biasanya Manajer atau Pemilik. Ini dilakukan melalui fitur Ganti Pengguna (Switch User) yang memungkinkan supervisor masuk sebentar menggunakan PIN-nya untuk menyetujui aksi, lalu kembali ke sesi kasir.
Kapan Persetujuan Supervisor Diperlukan?
| Aksi | Siapa yang Bisa Menyetujui |
|---|---|
| Force-Close Shift (tutup shift orang lain/shift basi) | Manajer, Pemilik |
| Void pesanan (pembatalan setelah dibayar) | Supervisor (Manajer/Pemilik) tergantung konfigurasi |
| Refund pembayaran | Manajer, Pemilik |
| Diskon manual besar (melebihi batas kasir) | Manajer, Pemilik |
| Buka Laci No-Sale | Kasir, Manajer, Pemilik (Pelayan/Dapur tidak bisa) |
| Aksi lain yang dibatasi peran | Bergantung pada role-gate masing-masing fitur |
Catatan: Gate supervisor untuk selisih kas saat tutup shift tidak memerlukan konfirmasi PIN terpisah di dialog — perbedaan boleh langsung dikonfirmasi oleh kasir sendiri. Namun, manajer kemudian memverifikasi lewat Z-Report.
Cara Ganti Pengguna (Switch User)
Saat Anda perlu melakukan aksi yang memerlukan otorisasi lebih tinggi, gunakan fitur Ganti Pengguna:
- Di header POS, ketuk ikon pengguna atau pilih Ganti Pengguna dari menu.
- Halaman Ganti Pengguna terbuka.
- Pilih akun supervisor dari daftar pengguna terbaru yang tersedia, atau masukkan username secara manual.
- Masukkan PIN supervisor (bukan password — POS menggunakan PIN singkat untuk akses cepat di kasir).
- Ketuk Masuk.
- Sesi beralih ke akun supervisor — kini Anda bisa melakukan aksi yang memerlukan otorisasi.
- Setelah selesai, kembali ke sesi kasir dengan ganti pengguna lagi atau logout.
Force-Close Shift (Tutup Paksa)
Force-Close digunakan ketika shift yang terbuka milik kasir lain (misalnya kasir pulang lupa tutup shift, atau perangkat berganti kasir). Hanya Manajer dan Pemilik yang bisa melakukan ini.
- Login sebagai Manajer/Pemilik (atau ganti pengguna).
- Buka halaman Kas & Shift.
- Kartu status menampilkan shift aktif milik kasir lain.
- Di kartu Tutup Shift, isi Saldo Akhir (atau kosongkan jika tidak memungkinkan dihitung).
- Ketuk Tutup Shift — sistem mencatat bahwa ini adalah force-close oleh supervisor.
Tips: Setelah force-close, Z-Report tetap dihasilkan. Namun, saldo akhir mungkin kurang akurat karena bukan kasir yang bersangkutan yang menghitung. Catat kejadian ini dalam catatan operasional.
Void dan Refund (Pembatalan & Pengembalian)
Void (pembatalan setelah pesanan masuk) dan Refund (pengembalian setelah pembayaran) adalah aksi berisiko tinggi yang dibatasi ke Manajer/Pemilik di banyak konfigurasi.
- Di halaman Pesanan Terbuka, tap pesanan → aksi Void memerlukan konfirmasi berlapis.
- Refund dibatasi ke peran Manajer dan Pemilik — kasir biasa tidak bisa memrosesnya.
- Backend memvalidasi peran di setiap permintaan, bukan hanya di UI.
Tips Keamanan Operasional
- Jangan berbagi PIN antar staf — setiap orang harus punya akun sendiri agar log audit jelas.
- Supervisor sebaiknya hadir secara fisik saat menyetujui aksi — bukan hanya memberi PIN dari jauh tanpa melihat situasinya.
- Setiap aksi yang memerlukan otorisasi supervisor tercatat di log sistem dengan identitas siapa yang menyetujui.
- Jika manajer mencurigai penyalahgunaan akses, audit log dapat dilihat di dashboard merchant (menu Audit Log atau Laporan Keamanan).
Catatan tentang Selisih Kas
Saat tutup shift, jika ada selisih kas (aktual vs. diharapkan), kasir tidak perlu meminta persetujuan supervisor hanya untuk menutup shift — selisih boleh terjadi dan dicatat di Z-Report. Yang terpenting:
- Kasir mengisi saldo aktual jujur (dengan Blind Close aktif, mereka tidak tahu berapa yang diharapkan).
- Manajer membaca Z-Report setelah shift tutup.
- Jika selisih besar, manajer menindaklanjuti secara manual (investigasi, klarifikasi dengan kasir).
Tidak ada lock otomatis yang mencegah tutup shift hanya karena ada selisih — sistem dirancang untuk mencatat terlebih dahulu, investigasi belakangan.