Inventori & Pembelian
Waste / Susut
Mencatat bahan yang rusak, kadaluarsa, tumpah, atau susut produksi beserta dampak biayanya ke COGS.
Halaman Waste / Susut digunakan untuk mencatat bahan baku yang tidak dapat digunakan lagi — baik karena rusak, kadaluarsa, tumpah, sisa produksi, maupun sebab lain. Setiap catatan waste langsung mengurangi stok bahan di cabang dan memengaruhi COGS (HPP). Fitur ini membutuhkan paket inventory dan bekerja per-cabang.
Mencatat waste secara konsisten sangat penting untuk mendapatkan angka laba-rugi yang akurat. Waste yang tidak dicatat menyebabkan stok sistem lebih tinggi dari kenyataan, dan COGS tampak lebih rendah dari seharusnya.
Membuka Halaman Waste
- Dari sidebar, buka Inventori & Supplier → Waste / Susut.
- Pilih Brand dan Cabang di dropdown kanan atas untuk melihat data yang relevan.
- Halaman menampilkan kartu ringkasan total nilai waste (dalam Rupiah berdasarkan WAC) untuk periode yang ditampilkan.
Mencatat Waste Baru
- Klik tombol + Catat Waste.
- Isi form:
| Field | Keterangan |
|---|---|
| Bahan (wajib) | Pilih bahan dari daftar bahan aktif brand |
| Jumlah (wajib) | Kuantitas yang dibuang, dalam satuan pakai bahan tersebut |
| Alasan (wajib) | Kode alasan (lihat tabel di bawah) |
| Catatan | Deskripsi tambahan, misal "tumpah saat persiapan malam" |
Kode Alasan Waste
| Kode | Deskripsi |
|---|---|
| Rusak | Bahan mengalami kerusakan fisik (busuk, berjamur, dll.) |
| Kadaluarsa | Bahan melewati tanggal kedaluwarsa |
| Tumpah | Bahan tumpah atau tercecer |
| Produksi | Sisa atau trimmings dari proses produksi (kulit, tulang, dsb.) |
| Lain | Alasan lain yang tidak masuk kategori di atas |
- Klik Simpan. Stok bahan berkurang seketika dan nilai waste (jumlah × WAC bahan saat itu) dicatat sebagai beban COGS.
Tips: Biasakan chef atau petugas gudang mencatat waste langsung saat kejadian — bukan di akhir hari. Hal ini membantu mendapatkan data yang lebih presisi dan memudahkan audit.
Daftar Waste
Tabel daftar menampilkan kolom berikut:
- Waktu — tanggal dan jam pencatatan.
- Bahan — nama bahan yang di-waste.
- Jumlah — kuantitas beserta satuan.
- Alasan — kode alasan dalam badge.
- Nilai (Rp) — estimasi nilai waste berdasarkan WAC (ditampilkan merah).
- Catatan — keterangan tambahan jika ada.
Dampak ke COGS dan Laporan
Setiap entri waste dicatat sebagai pergerakan stok bertipe waste (warna merah di kartu stok). Dampaknya:
- Stok berkurang di halaman Bahan & Stok secara real-time.
- Nilai waste masuk ke COGS — terlihat di laporan Laba Rugi sebagai beban HPP.
- Kartu stok bahan menampilkan baris waste dengan jumlah keluar.
- Di fitur Prediksi & Saran, waste yang tinggi memicu deteksi anomali dengan estimasi kerugian Rupiah.
Tips Pengendalian Waste
Perhatian: Waste yang besar dan berulang pada bahan tertentu adalah sinyal bahwa ada masalah di manajemen stok — bisa jadi pembelian terlalu banyak, penyimpanan kurang baik, atau proses produksi tidak efisien. Gunakan laporan waste untuk identifikasi pola.
- Bandingkan waste per alasan setiap minggu. Jika Kadaluarsa mendominasi, pertimbangkan untuk mengurangi kuantitas pembelian atau memperbaiki rotasi stok (FIFO secara fisik).
- Jika Produksi mendominasi, periksa apakah standar resep (yield factor) sudah realistis.
- Gunakan fitur Prediksi & Saran untuk melihat anomali waste yang terdeteksi secara otomatis oleh sistem AI.
Pertanyaan Umum
Apakah saya bisa menghapus entri waste yang salah catat? Untuk saat ini, penghapusan entri waste tidak tersedia langsung dari UI demi menjaga integritas audit. Jika ada kesalahan, catat penyesuaian masuk (stok in) di halaman Bahan & Stok sebagai koreksi, disertai catatan penjelasan.
Apakah waste dari resep otomatis tercatat?
Pengurangan stok dari penjualan menu ber-resep dicatat sebagai pergerakan out (bukan waste). Halaman Waste / Susut khusus untuk waste yang terjadi di luar penjualan normal.