Akuntansi
Input Pembukuan
Mencatat transaksi keuangan non-penjualan seperti biaya operasional, pembelian aset, dan pemasukan lain-lain secara manual.
Halaman Input Pembukuan digunakan untuk mencatat transaksi keuangan yang tidak berasal dari penjualan POS — misalnya biaya sewa, listrik, gaji non-payroll, pembelian peralatan, atau pemasukan lain-lain. Data ini melengkapi laporan Laba Rugi sehingga gambaran profit usaha Anda lebih lengkap dan akurat. Pencatatan bersifat per-cabang.
Pembukuan di sini adalah pencatatan sederhana berbasis kategori pemasukan/pengeluaran — bukan double-entry akuntansi penuh. Cocok untuk pemilik usaha yang ingin memantau arus kas dan profitabilitas tanpa keahlian akuntansi mendalam.
Membuka Input Pembukuan
- Dari sidebar, buka Laporan & Pembukuan → Pembukuan → Input Pembukuan.
- Pilih Cabang dan rentang tanggal (Date Range) di bagian atas. Daftar entri akan difilter sesuai pilihan.
- Tabel menampilkan semua entri pembukuan untuk cabang dan periode tersebut.
Mencatat Entri Baru
- Klik tombol + Catat.
- Isi form:
| Field | Keterangan |
|---|---|
| Kategori (wajib) | Pilih kategori akun dari dropdown (contoh: "Sewa Tempat", "Listrik", "Pembelian Peralatan"). Pastikan kategori sudah dibuat di Kategori Akun |
| Nominal (wajib) | Jumlah uang dalam Rupiah |
| Tanggal (wajib) | Tanggal transaksi (default: hari ini) |
| Catatan | Deskripsi singkat, misal "Bayar tagihan PLN bulan Juli" |
- Klik Simpan. Entri langsung muncul di tabel dan nilainya masuk ke laporan pembukuan.
Tips: Buat entri sedekat mungkin dengan tanggal transaksi sebenarnya. Jika lupa mencatat, gunakan field Tanggal untuk memasukkan tanggal yang tepat agar laporan bulanan akurat.
Kolom Tabel Entri
| Kolom | Keterangan |
|---|---|
| Tanggal | Tanggal transaksi |
| Kategori | Nama kategori akun |
| Tipe | Badge Pemasukan (hijau) atau Pengeluaran (merah) |
| Catatan | Keterangan bebas |
| Nominal | Nilai transaksi; pemasukan tampil dengan +, pengeluaran dengan − dan warna merah |
| Aksi | Tombol hapus |
Menghapus Entri
Klik ikon tong sampah di baris entri. Sistem akan menampilkan konfirmasi sebelum menghapus.
Perhatian: Penghapusan bersifat permanen. Sebelum menghapus, pastikan entri tersebut memang salah catat — bukan sekadar ingin dikoreksi. Untuk koreksi, lebih baik tambahkan entri baru yang mengimbangi (misal entri pemasukan untuk membatalkan pengeluaran yang salah).
Contoh Penggunaan
Skenario 1 — Biaya Sewa Bulanan:
- Kategori: "Sewa Tempat" (tipe: Pengeluaran)
- Nominal: Rp 5.000.000
- Tanggal: 1 Juli 2026
- Catatan: "Sewa Juli 2026"
Skenario 2 — Pemasukan Non-POS:
- Kategori: "Pemasukan Lain-Lain" (tipe: Pemasukan)
- Nominal: Rp 500.000
- Catatan: "Fee catering aceh anniversary kantor"
Skenario 3 — Pembelian Peralatan:
- Kategori: "Pembelian Peralatan" (tipe: Pengeluaran)
- Nominal: Rp 3.200.000
- Catatan: "Blender baru dapur"
Integrasi dengan Laporan
Semua entri di Input Pembukuan langsung tercermin di:
- Laporan Pembukuan — ringkasan pemasukan, pengeluaran, dan saldo per periode.
- Laporan Laba Rugi (di menu Laporan) — pembukuan melengkapi data penjualan POS untuk menghasilkan gambaran profit yang menyeluruh.
Pencatatan Otomatis dari Purchase Order
Jika Anda mengaktifkan Pencatatan Pembelian Otomatis di Inventori → Pengaturan, setiap PO yang diterima penuh akan otomatis membuat entri pengeluaran di sini dengan kategori "Pembelian Persediaan". Pastikan tidak menginput ulang secara manual untuk PO yang sudah dicatat otomatis agar tidak terjadi pencatatan dobel.
Pertanyaan Umum
Kenapa kategori tidak muncul di dropdown? Buat kategori terlebih dahulu di Laporan & Pembukuan → Pembukuan → Kategori Pembukuan.
Apakah ada fitur lampiran/bukti transaksi? Saat ini lampiran bukti belum tersedia. Simpan bukti fisik atau digital Anda secara terpisah sebagai arsip.
Bisakah saya edit entri yang sudah tersimpan? Edit inline belum tersedia. Jika ada kesalahan pada entri yang sudah tersimpan, hapus entri tersebut dan buat yang baru dengan data yang benar.